Rabu, 28 Januari 2026

Kolaborasi Projek IPAS, Kokurikuler dan Dunia Usaha Batik Lokal Bantul

Artikel ini menjabarkan pembelajaran Proyek IPAS untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan alam dan sosial dengan kearifan lokal Batik Bantul bagi siswa kelas X SMK. Model pembelajaran yang diterapkan adalah Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dan STEAM, yang mengharuskan murid mempelajari konsep zat dan perubahan wujud zat melalui praktik langsung proses membatik.


Tujuan utama pembelajaran adalah agar murid mampu mengenali sifat dan perubahan zat, baik fisika maupun kimia, yang terjadi pada malam, pewarna, dan kain, serta mengaitkannya dengan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya daerah.
Hasil proyek yang harus dipamerkan adalah produk batik fisik yang inovatif dan pameran digital ilmiah menggunakan perangkat teknologi seperti Canva dan Gemini. Seluruh proses pembelajaran dipantau melalui asesmen yang ketat, mencakup observasi kinerja, penilaian sejawat, refleksi, dan asesmen sumatif berupa esai analitis mengenai mekanisme perubahan materi dalam proses pewarnaan batik.

0 komentar:

Posting Komentar